Verse 1:
Di keheningan malam yang sepi ini
Aku terpaku... berteman unggas yang bernyanyi
Bayang wajahmu kembali menghantui
Mencuit rindu yang kian mencengkam diri
Ingin bersua... namun tembok waktu menghalangi
Verse 2:
Kini kau jauh... nun di ufuk sana
Aku di sini... memendam rasa yang lara
Kita terpisah mengejar impian di dada
Demi sebuah cinta yang paling berharga
Biar berkorban kasih, biar terluka jiwa
Kerna jarak ini... membuat setiamu kian nyata
Pre-Chorus:
Tangan menghulur ingin menyentuh bayangmu
Namun yang ku rasa hanyalah angin yang membeku
Chorus:
Wahai kasih... dengarlah rintihan lagu ini
Iramanya mengalun memecah tembok sukma di hati
Jadilah engkau pendengar yang paling setia
Sematkan lagu ini... sebagai saksi asmara kita
(Solo Gitar: Melodi panjang dan penuh 'feeling')
Outro:
Teruslah setia...
Dalam lagu kekasih...
Hanya untukmu... asmaraku.
This site uses cookies to deliver our services and to show you relevant ads and job listings.
By using our site, you acknowledge that you have read and understand our Cookie Policy,
Privacy Policy, and our Terms of Service. Your use of our Products and Services,
including our Network, is subject to these policies and terms.